berpisah dengan orang tua
Artikel

5 Alasan Harus Tinggal Terpisah dengan Ortu setelah Menikah

Eits, ini bukan soal berbakti kepada orang tua atau tidak ya!. Setelah menikah, banyak pasangan pengantin baru yang diminta tetap tinggal bersama salah satu pihak orang tua dengan sejumlah alasan yang logis.

Misalnya harus menemani orang tua yang sendirian atau merawat orang tua yang sakit. Faktor ini sangat logis dan bisa jadi merupakan ladang pahala besar bagi kamu. Masa iya orang tuamu dirawat oleh orang lain? Dalam kondisi ini, dituntut banyak pengorbanan dan saling mengerti dengan pasangan.

Nah, mau tinggal di rumah sendiri atau tetap tinggal di rumah orang tua, setiap pasangan pengantin baru pasti punya pertimbangan sendiri-sendiri. Meski demikian, dalam kondisi yang normal dan tidak ada faktor-faktor tersebut di atas, tinggal terpisah dengan orang tua akan lebih baik bagi pasangan pengantin yang baru menikah meski harus mengontrak di rumah yang kecil. Berikut alasan kenapa lebih baik tinggal terpisah dengan orang tua setelah menikah. Simak ya!

Saatnya Mandiri

Kata “mandiri” yang selama ini kamu pelajari sejak kecil hingga memasuki dunia kerja sudah saatnya kamu buktikan di dalam kehidupan berumahtangga. Mandiri yang sesungguhnya adalah mandiri dalam berkeluarga. Mandiri dalam mencari nafkah, mandiri mengelola rumah tangga, hingga nanti mandiri dalam mengasuh dan mendidik anak. Bagi pasangan yang selama masa lajang banyak bergantung pada orang tua, kerabat atau sahabat, semenjak ijab kabul, maka kebergantungan itu harus sudah tidak ada. Semua hal adalah tanggung jawab kemandirian dengan pasangan.

Napak Tilas Perjuangan Orang Tua Dulu

Tinggal terpisah dengan orang tua adalah upaya napak tilas perjuangan mereka dulu. Secara istilah, napak tilas berarti menyusuri jalan perjuangan seseorang terdulu dengan tujuan untuk mengenangnya.

Dalam kondisi ini, menjalani kehidupan rumah tangga di atas kaki sendiri memang tak mudah. Apalagi kamu yang selama ini terbiasa hidup mudah di rumah. Saat kamu dan dia mulai mengurus rumah sendiri, banyak hal yang harus kalian pelajari. Kalau istri harus mulai belajar menyiapkan makanan untuk suami, sang suami sedikit-sedikit juga harus bisa belajar ilmu pertukangan. Jadi kita bisa menyelesaikan hal-hal kecil di rumah dengan tangan sendiri. Perjuangan hidup berdua yang tidak mudah itu akan membuatmu mengerti perjuangan orang tuamu. Dengan demikian, kamu tidak akan melupakan baktimu kepada mereka.

baca juga : Cara Berbakti pada Ortu setelah Menikah

Motivasi Bekerja Lebih Keras

Dengan tinggal terpisah dengan mereka, kamu akan termotivasi untuk bekerja lebih keras. Pasangan baru akan merasakan bahwa semua fasilitas yang diperoleh di rumah orang tua dulu sudah tidak ada lagi. Dulu mau makan tinggal ambil di dapur. TV dan kulkas sudah ada. Mesin cuci juga ada. Memakai kendaraan punya orang tua, bisa kapan saja.

Nah sekarang? kulkas ada sih, tapi AC nggak punya. Mau beli TV, tapi cicilan motor belum lunas. Belum lagi persiapan biaya pendidikan anak. Banyak tanggungan yang harus kamu penuhi. Tapi hal ini justru akan memotivasi kamu untuk bekerja lebih giat lagi supaya kebutuhan keluarga terpenuhi. Etos kerja dan semangatmu akan meningkat dengan sendirinya.

Cukup Berdua yang Tahu

Dalam mengarungi biduk rumah tangga, selalu ada riak-riak yang mengganggu perjalanan. Namanya rumah tangga pasti ada masa-masa sulit. Masalah bisa datang kapan saja, yang membuat hubungan kalian memanas. Enaknya kalau tinggal terpisah dengan orang tua, mereka tidak perlu melihat ini semua. Selain pasti membuatmu malu, sebaiknya permasalahan rumah tangga memang hanya diketahui anggota rumah tangga yang bersangkutan. Kalau kamu masih tinggal dengan orang tua, mereka pasti akan tahu kalau kalian sedang ada masalah. Jadi sebisa mungkin, cukup kalian berdua saja yang tahu. Selesaikan baik-baik dengan kepala dingin. Semua masalah pasti ada solusinya, kok.

Saatnya Melepas Nama Besar Orang Tua

Saat awal menikah, orang-orang akan mengenalmu dengan anaknya Bapak A, atau putrinya Ibu B. Apalagi jika masih tinggal di rumah orang tua. Tak bisa dipungkiri bahwa kamu dikenal sebagai anak Ayah dan Ibumu. Kalau tanpa embel-embel anaknya Pak X atau Bu Y, banyak orang yang tidak tahu.

Nah, saat kamu menempati rumah baru dan lingkungan baru, kamu akan masuk ke masyakarat yang baru. Di sana, mereka tidak mengenal orang tuamu. Mereka mengenalmu sebagai dirimu sendiri yang kamu perkenalkan kepada mereka. Dari sini, kamu bisa mengembangkan dirimu karena ruang gerakmu lebih luas.

Jadi kesimpulannya, bukan hanya menghindari masalah-masalah yang tidak diinginkan, tinggal terpisah dengan orang tua setelah menikah juga akan membuat dirimu lebih mandiri dan berkembang. Tetap semangat ya menjalani kehidupan yang baru!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

× chat kami