Seputar Hukum

Begini Urutan Wali Nikah

Dalam hukum Islam, sebuah pernikahan tidak sah jika tidak dihadiri oleh wali nikah. Sebab, wali nikah merupakan salah satu dari rukun nikah yang wajib dipenuhi. Berikut penjelasan mengenai urutan wali nikah atau siapa saja orang-orang yang berhak menjadi wali pernikahan. Simak baik-baik, ya!

Menentukan wali nikah merupakan hal yang harus sudah kita pikirkan jauh-jauh hari sebelum menyiapkan keperluan pernikahan yang lain. Memahami urutan wali nikah bisa jadi merupakan hal mendasar dalam persiapan pernikahan kita. Jadi, jangan sampai perihal menentukan wali nikah membuat kita bingung, apalagi sampai mengganggu persiapan pernikahan kita.

Wali nikah adalah pihak dari laki-laki dari keluarga mempelai wanita yang memiliki tugas untuk mengawasi kondisi mempelai saat pernikahan berlangsung. Wanita yang menikah harus berdasarkan persetujuan walinya.

Hal ini telah tercantum dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa di antara perempuan yang nikah dengan tidak seizin walinya, nikahnya itu batal.” (HR Aisyah RA) dan “Jangan menikahkan perempuan akan perempuan yang lain dan jangan pula menikahkan perempuan akan dirinya sendiri.” (HR Ibnu Majah).

Urutan Wali Nikah

Urutan orang yang diperbolehkan menjadi wali nikah telah dijelaskan dalam Matan al-Ghâyah wa Taqrîb halaman 31 karya Imam Abu Suja’ yang dilansir dari laman NU Online yakni sebagai berikut:

  1. Ayah
  2. Kakek. Kakek yang dimaksud dalam hal ini ialah kakek dari pihak ayah.
  3. Saudara lelaki kandung. Yakni saudara lelaki mempelai wanita yang tunggal ayah dan ibu. Ia bisa merupakan kakak maupun adik.
  4. Saudara lelaki seayah. Yakni saudara lelaki mempelai wanita yang tunggal ayah namun beda ibu.
  5. Paman. Paman yang dimaksud di sini ialah saudara lelaki ayah. Baik yang lebih tua dari ayah (jawa: pak de), ataupun lebih muda (jawa: pak lik), dengan memprioritaskan yang paling tertua diantara mereka.
  6. Anak lelaki paman dari pihak ayah.

Jika dari keenam daftar urutan wali nikah tersebut tidak ada maka orang yang bisa menjadi wali nikah adalah wali hakim. Wali hakim merupakan pejabat yang ditunjuk oleh Negara sebagai wali nikah bagi calon wanita yang tidak memilik wali.

Adapun syarat bagi wali nikah yaitu:

Laki-laki beragama Islam

Akil baligh,

Berakal sehat,

Adil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

× chat kami