Artikel

Jomblo? Ini 5 Keuntungannya dalam Persiapan Pernikahan

Menghadiri pesta pernikahan teman kerap menjadi momok bagi para jomblo. Apalagi, jika musim nikah tiba. Dalam satu bulan, bisa lebih dari sepuluh undangan teman yang menikah. Seribu siasat pun dirancang untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan menyebalkan semacam” kamu kapan nyusul?”, “sendirian aja”? atau “pasangannya mana?”

Jika siasat udah mentok, alih-alih datang ke pesta, kaum single kadang memilih tidak menghadiri undangan tersebut. Atau yang lebih parah, menyewa teman sendiri dan dikenalkan sebagai pasangan di hadapan teman-teman.

Padahal, di balik status jomblo yang kerap menjadi ejekan, ada banyak keuntungan lho, khususnya dalam mempersiapkan pernikahan sendiri suatu hari nanti. Setidaknya ada lima keuntungan, atau bisa kita sebut sebagai keistimewaan karena hanya dimiliki oleh orang-orang yang single. Penasaran? keep reading ya!

1. Bisa Menabung

Setiap jomblo juga pasti menginginkan pernikahan yang berkesan dan membahagiakan suatu hari nanti. Karena itu pernikahan tersebut membutuhkan persiapan yang matang. Keuntungan pertama bagi jomblo yaitu bisa menabung.

Karena berstatus jomblo, kita tak perlu repot-repot memberikan hadiah untuk pasangan, mentraktir setiap kali makan di luar, atau mengeluarkan ongkos BBM untuk berkencan.

Kita tak perlu memikirkan akan menikah dengan siapa, kapan menikah, di mana pesta pernikahannya. Yang perlu kita lakukan adalah keep saving. Dan nanti jika waktu itu tiba, kita akan tersenyum bahagia karena nominal tabungan kita cukup untuk mewujudkan impian kita.

2. Mematangkan karir

Karir atau pekerjaan biasanya selalu menjadi prioritas hidup. Jomblo pada hakikatnya hanya masa menunggu pernikahan. Atau masa peralihan dari seorang remaja, menuju kematangan diri untuk siap menikah. Karena itu, memanfaatkan waktu tersebut untuk bisa mematangkan karir atau pekerjaan merupakan keistimewaan tersendiri bagi para jomblo.

3. Memperbaiki diri sendiri

Memperbaiki diri sendiri terdiri atas berbagai aspek. Khususnya kesehatan tubuh dan mental. Status single memberikan kita lebih banyak waktu untuk memperbaiki dua aspek di atas. Percayalah, semakin baik diri kita, maka jodoh kita kelak juga akan semakin baik.

4. Punya banyak waktu untuk orang tua dan orang-orang berharga lainnya.

Para jomblo so pasti punya waktu yang lebih banyak untuk membersamai orang tua dan orang-orang berharga lainnya. Berbaik-baik kepada orang tua merupakan kunci dari banyak persoalan hidup. Tak jarang, doa-doa orang tua untuk kebaikan kita adalah senjata paling ampuh, sekaligus amunisi untuk mengarungi kehidupan.

Jangan tinggalkan pula orang-orang berharga di sekililing kita. Teman satu organisasi, tetangga, atau pun teman-teman yang selalu memberikan dukungan yang tulus, juga harus punya porsi waktu yang cukup dalam hidup kita. Kita berhak merayakan pesta pernikahan bersama mereka kelak.

5. Belajar mandiri.

Mandiri bukan berarti hidup menyepi dan tidak butuh orang lain. Mandiri adalah sikap mental untuk bisa menyelesaikan suatu pekerjaan dengan tidak bergantung pada orang lain. Kemandirian diperlukan dalam berbagai situasi kehidupan. Apalagi ketika berumah tangga kelak. Meski sudah punya pendamping hidup, sikap mandiri akan membantu kita dalam berkeluarga.

Satu Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

× chat kami